Disusun oleh
: Mohammad hanafiX
teknik computer & jaringan b 41
Wireless Network
Wireless
network atau jaringan tanpa kabel adalah salah
satu jenis jaringan berdarsarkan media komunikasinya, yang memungkinkan perangkat-perangat didalamnya seperti komputer, hp, dll
bisa saling berkomunikasi secara
wireless/tanpa kabel. Wireless network umumnya diimplementasikan menggunakan komunikasi radio. Implementasi ini
berada pada
level lapisan fisik
(pysical layer) dari OSI model.
Tipe-tipe
Wireless Network
•Wireless
PAN (WPAN)
Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.
Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.
•Wireless
LAN (WLAN) / Wifi
Wireless Local Area Network (WLAN) atau biasa disebut Wifi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibanding WPAN. Saat ini WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
Wireless Local Area Network (WLAN) atau biasa disebut Wifi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibanding WPAN. Saat ini WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
•Wireless
MAN (WMAN)
Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Contoh teknologi WMAN adalah WiMAX.
Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Contoh teknologi WMAN adalah WiMAX.
•Wireless
WAN (WWAN)
Wireless Wide Area Network adalah jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang antar provinsi.
Wireless Wide Area Network adalah jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang antar provinsi.
•Cellular
Network
Cellular Network atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti handphone, pager, dll. Contoh sistem dari Cellular Network ini adalah GSM, PCS, dan D-AMPS
Cellular Network atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti handphone, pager, dll. Contoh sistem dari Cellular Network ini adalah GSM, PCS, dan D-AMPS
Twisted
Pair
Kabel twisted-pair terdiri atas
dua jenis yaitu shielded
twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted
pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP
Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa
disebut STP danunshielded twisted pair (tidak
memiliki selimut) biasa disebut UTP.
Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
Shielded Twisted-Pair (STP)
Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
Shielded Twisted-Pair (STP)
Unshielded
Twisted-Pair (UTP)
Shielded Twisted -Pair (STP)
•Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP
Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa
perlu
meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama
dengan kabel UTP. Satu
hal
keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.
Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater).
Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater).
unShielded
Twisted
-Pair (uTP)
•Kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair ), secara Fisik
terdiri atas
empat pasang kawat
medium, setiap pasang
di pisahkan oleh
lapisan pelindung.
Kabel UTP mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
Kabel UTP mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
•Kecepatan dan
keluaran 10 - 100 Mbps
•Biaya rata-rata per node murah.
•Media dan ukuran konektor kecil
•Panjang Kabel
maksimal yang diizinkan yaitu
100 meter (pendek).
•Kabel UTP terdiri dari
delapan Pin Warna.
Dimana terdapat dua tipe
kabel yang umum, yaitu
kabel straight-through digunakan untuk
menghubungkan sebuah
hub dgn switch dan
kabel cross-over digunakan untuk
menghubungkan dua
buah komputer secara
peer to peet tanpa hub dan
switch
Kabel
Coaxial
•Kabel coaxial atau
popular disebut “coax” terdiri atas
konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah
kabel tembaga inti
yang konduktif
•Kecepatan dan
keluaran: 10 -100 Mbps
•Biaya rata-rata per node: murah
•Media dan ukuran konektor: medium
•Panjang kabel
maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial
Untuk
LAN, kabel
coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga
dapat
diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup
jauh
dapat
semakin optimal. Kabel
coaxial juga
jauh
lebih
murah
dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah
lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak
bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.
Fiber
Optic
•Jenis kabel fiber optic merupakan kabel
jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke
bawah. Pada umumnya, kabel jenis
ini digunakan pada
instalasi jaringan yang besar dan
pada perusahaan multinasional serta
digunakan untuk
antar lantai atau
antar gedung
Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan utk transmisi-transmisi modulasi. Fiber Optic harganya lebih mahal di bandingkan media lain.
••Beberapa keuntungan menggunakan kabel
fiber optic , yaitu :
•Kecepatan jaringan fiber optic beroperasi pada
kecepatan tinggi.
•Bandwith, Fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
•Distance yaitu sinyal-sinyal dapat
di transmisikan lebih
jauh tanpa memerlukan perlakuan "refresh" atau "diperkuat"
•Kabel-kabel fiber optic membutuhkan biaya
alternatif murah
•Fiber Optic mempunyai beberapa karakteristik, yaitu:
•Kecepatan dan
keluaran 100+ Mbps
•Biaya rata-rata pernode cukup mahal
•Media dan ukuran konektor kecil
•Panjang kabel
maksimal yang diizinkan yaitu
2 km (panjang)
•Sumber:
•








Tidak ada komentar:
Posting Komentar